aplikasi

5 Aplikasi Sepeda Lagi Tren Saat ini, Patut Dicoba

Novriadi.comAplikasi sepeda lagi tren saat ini yang digunakan untuk mengetahui seperti melacak jarak tempuh, pacepenambahan elevasi, dan mengukur jumlah kalori yang terbakar dalam tubuh. Sehingga dengan aplikasi ini semua yang dibutuhkan mengenai informasi tersebut sangat mudah didapatkan.

Belakangan ini, tren kegiatan bersepeda kembali naik menjadi sebuah hobi dan juga gaya hidup dari para urban milenial. Tentu setiap orang memiliki alasan yang masing – masing yang berbeda mengapa mereka suka untuk bersepeda lagi. Contoh alasan yang dominan seperti untuk menghilangkan penat, sebagai ajang sosialisasi bersama teman komunitas, berolahraga, sampai menurunkan berat badan.

Tentu saja hal itu sah – sah saja, selagi positif, nah dalam melakukan sepeda ada hal baru juga yang bisa membuat kamu lebih mudah untuk mendeteksi sejauh mana jarak tempuh dan juga kalori terbakar dalam tubuh. Aplikasi ini bisa digunakan melalui ponsel kamu, selain mudah juga cukup informatif. Nah, untuk mengetahui apa saja jenis aplikasi sepeda lagi tren saat ini, simak informasinya di bawah ini.

Jenis Aplikasi Sepeda Yang Lagi Tren

Agar bersepeda kamu semakin sempurna, maka tidak salah untuk mengunduh aplikasi pesepeda ini. Dengan aplikasi ini, kamu bisa mengetahui informasi seperti ulasan di bawah ini:

1. Upbike

Pertama jenis aplikasi sepeda lagi tren yaitu Upbike. Sebuah data statistik dari aktivitas bersepeda, aplikasi besutan dari Tracking Deluxe ini mampu memberikan fitur yang lengkap. Contoh kamu bisa melacak jarak tempuh, durasi bersepeda, jumlah kalori yang terbakar, dan elevasi yang cukup tepat.

Hal menarik, kamu bisa mengetahui kecepatan real time yang ditampilkan serupa seperti speedometer. Upbike menyediakan tampilan dengan latar belkang gelap sehingga bisa menghemat baterai. Dan juga bisa dibagikan statistik ke media sosial.

Aplikasi yang menjanjikan untuk melacak kegiatan bersepeda secara offline dengan mengandalkan sinyal GPS. Upbike dirilis tanggal 29 Desember 2019 dan sudah meraih 10 ribu unduhan di Google Play Store.

Baca juga: 4 sepeda pushbike untuk anak rekomendasi untuk dibeli

2. Zwift

Jika kamu belum sempat bersepeda di luar rumah karena sedang hujan atau keadaan lain. Maka kamu bisa mencoba bersepeda di dalam rumah dan biar makin asyik, kamu bisa sambungkan aplikasi ini lewat televisi untuk mendapatkan suasana bersepeda layaknya di luar rumah.

Aplikasi Zwift, kamu bisa merasakan keseruan bersepeda seperti berada di pegunungan Alpen atau di jalanan Inggris. Sama seperti aplikasi bersepeda konvensional lainnya, kamu juga bisa memperoleh data statistik dan menganalisis performa bersepedamu.

Untuk bisa membuka semua fitur, maka cukup lakukan upgrade dengan harga $14,99 per bulan. Harga yang bervariasi untuk setiap negara, bisa lebih rendah atau tinggi. Jika ingin mengunduh Zwift, kamu harus siapkan ruang penyimpanan sebesar 700 MB lebih dahulu.

3. Strava

Tentu sudah tidak asing dengan aplikasi satu ini. Strava yaitu sebuah aplikasi yang bisa dipakai untuk melacak olahraga lari, bersepeda, atau berenang. Aplikasi ini bisa melacak jarak tempuh, penambahan elevasi, juga mengukur jumlah kalori yang terbakar selama berolahraga.

Setelah kegiatan bersepeda usai, kamu bisa menyimpan dan membagikan pencapaian melalui aplikasi ini di sosial media. Kamu harus tahu, jika Strava membutuhkan GPS untuk melacak segata akivitas. Pastikan GPS berjalan dengan baik supaya bisa terekam sempurna.

Menariknya lagi, Strava juga bisa melacak olahraga lain, seperti yoga, hiking, crossfit, selancar, panjat tebing, kayak, sampai indoor running dan indoor cycling. Jadi tidak heran jika Strava berhasil meraih lebih dari 10 juta unduhan melalui Google Play Store.

Baca juga: olahraga selain bersepeda saat new normal terekomendasi

4. Komoot

Berikutnyajenis aplikasi sepeda lagi tren yaitu Komoot. Yang membuat Komoot istimewa dan berbeda dari aplikasi lain yaitu karena bisa digunakan untuk melacak kegiatan mountain biking juga road cycling berbarengan. Dengan menggunakan peta yang cukup akurat dan bisa digunakan pada daerah yang susah sinyal internet sekalipun.

Kamu bisa tetap fokus mengayuh sepeda di jalan, sebab kamu akan dipandu dengan turn voice navigation. Komoot juga menyajikan statistik seperti berisi jarak tempuh, kecepatan bersepeda, elevasi, dan peta.

Aplikasi Komoot cukup senior, karena aplikasi yang dirilis pada tanggal 26 Juni 2014 dan berhasil memiliki pengguna lebih dari 5 juta unduhan di Google Play Store. Dan Komoot bisa disambungkan dengan perangkat seperti Garmin, Wahoo, Sigma, dan Bosch.

5. Relive

Keunggulan Relive jika dibandingkan dengan aplikasi bersepeda yang lain yaitu Relive tidak hanya melacak rute, tapi juga bisa membuat video 3D dari aktivitas bersepeda. Dalam video akan terlihat peta, jarak tempuh, durasi bersepeda, elevasi, juga pace.

Kamu bisa menambahkan foto ke dalam video 3D, dan membagikannya ke sosial media. Selain itu, kamu juga bisa melihat statistik aktivitas secara real time. Jika kamu upgrade ke Relive Club (Premium), kamu bisa mengedit video sebanyaknya juga bisa menambahkan musik yang tidak terbatas di video 3D saja.

Namun sayang, Relive sering dikeluhkan karena petanya yang kurang akurat serta kilometer yang tercatat kurang sesuai dengan jarak ditempuh. Sehingga, Relive mencapai 1 juta unduhan melalui Google Play Store.

Baca juga: 4 sepeda untuk anak paling terekomedasi

Nah itu dia ulasan mengenai aplikasi sepeda lagi tren, semoga bis digunakan di saat kamu berkegiatan sepeda.

Tags

Novriadi

Novriadi.com situs personal yang memberikan informasi baru yang bisa anda ketahui dan anda bisa langsung melihat, membaca dan memahami isi dari artikel. Dan semoga bermanfaat dan memberikan hasil informasi yang baru.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close