Kesehatan

5 Fakta Berkegiatan Di Era New Normal, Waspadai Kegiatan Indoor!

Novriadi.comFakta berkegiatan di era new normal seperti saat ini memang menimbulkan perasaan sedikit was – was, di satu sisi ingin rasanya bisa kembali normal dalam berkegiatan. Namun disisi lain virus yang mematikan ini masih belum juga usai, sehingga untuk berkegiatan pun harus menerapkan beberapa protokol kesehatan setiap harinya.

Di masa pandemi ini, tentu saja setiap orang tidak bisa begitu saja bebas melakukan aktivitas, ditambah penyebaran virus ini tidak hanya bisa melalui drophet saja tapi juga dari udara yang tercemar. Bagi mereka yang berkegitan seringnya di dalam ruangan atau indoor perlu mewaspadai adanya penyebaran virus covid 19.

Untuk itulah perlu diketahui apa saja fakta berkegiatan di era new normal yang harus diwaspadai, simak ulasannya di bawah ini.

Fakta Kegiatan Era New Normal

Kabar terbaru yang menjelaskan jika COVID-19 bis menular melalui udara (airborne), membuat orang berpikir untuk berkegiatan. Karena, baik aktivitas dilakukan indoor dan outdoor, udara bisa saja tercemar. Berikut simak fakta kegiatan di era new normal yang patut diwaspadai:

1. Waspadai Jumlah Orang Dalam Setiap Kegiatan

Pertama fakta berkegiatan di era new normal yaitu jumlah orang dalam kegiatan itu sendiri. Bukan hanya lokasi, ketakutan akan penularan COVID-19 saat beraktivitas yaitu berapa banyak orang yang berkumpul dalam satu tempat.

Dikutip dari dari berita Business Insider, William Schaffner, profesor dalam bidang pencegahan penyakit dari Universitas Vanderbilt, Amerika Serikat, menjelaskan, kekhawatiran sesungguhnya yaitu jumlah orang dalam jarak yang terlalu dekat. 

Karena, saat kamu berada di luar ruangan, namun jika physical distancing tidak bisa diterapkan, maka risiko penularan COVID-19 akan tetap tinggi.

Baca juga: cara hindari corona di tempat kerja

2. Menular Melalui Cairan Tubuh Manusia 

Virus COVID-19 yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yaitu sebuah penyakit yang menyerang pernapasan dan menyebar mellui cairan tubuh.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) menjelaskan, jika cairan tubuh manusia yang paling umum dan rawan menyebarkan penyakit yaitu dari saliva atau air liur, dan cairan dari hidung yang keluar melalui batuk atau bersin. Untuk mengurangi penyebaran cairan tubuh ini menjadi kunci untuk menekan penyebaran wabah.

Apabila terinfeksi SARS-CoV-2, seringnya akan timbul gejala yang serupa seperti gejala flu. Namun, untuk kondisi yang parah, pasien bisa mengalami gejala pneumonia yang dapat merusak paru – paru juga saluran pernapasan. Hasilnya, jalannya pernapasan menjdi terganggu dan bisa sebabkan kematian.

Kebanyakan pasien yang dalam fase kritis harus dirawat dengan kondisi terpasang alat bantu pernapasan atau disebut ventilator.

3. Perhatikan Konsentrasi, Waktu, dan Jarak

Dari artikel yang diterbitkan pada bulan Juni 2020 melalui berita “JAMA” menjelaskan jika ada 3 hal yang harus diwaspadai oleh setiap orang terkait dengan risiko penularan COVID-19, yaitu konsentrasi, waktu, dan jarak.

Risiko penyebaran akan lebih tinggi apabila terdapat kerumunan dalam satu ruangan yang padat, semakin lama waktu yang dihabiskan dalam ruangan tersebut, maka akan semakin dekat seseorang dengan sumber virus ini.

Adapun 3 tantangan yang ada dalam beraktivitas di era pandemi ini yaitu tidak jatuh sakit, tidak membuat orang lain sakit, dan tidak mengalami kondisi serius ketika terinfeksi COVID-19.

Tantangan pertama berkaitan dengan cara bagaimana kamu mampu melindungi diri sendiri. Tantangan kedua yaitu bagaimana kamu peduli terhadap orang di sekeliling, seperti dengan selalu menggunakan masker juga menjaga kebersihan diri dengan benar.

Dan, tantangan ketiga yang berhubungan dengan keberuntungan. Apakah memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan lain sebagainya. Atau apakah pernah menderita penyakit parah sebelumnya. Dan apakah kamu punya akses untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik dan tepat. Hal inilah yang perlu diperhatikan.

Baca juga: waspada virus corona bermutasi jenis baru

4. Semakin Lama Berinteraksi Semakin Besar Risiko Tertular

Berikutnya fakta berkegiatan di era new normal yaitu semakin lama berinteraksi semakin besar risiko tertular. Sebuah informasi dari Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memberikan penjelasan mengenai COVID-19. Lembaga ini mengetahui jika tidak mungkin membiarkan seseorang berada di dalam ruangan dalam waktu yang lama tanpa keluar dan juga beraktivitas.

Karena itu, CDC tidak melarang seseorang untuk beraktivitas, namun dengn catatan setiap orang harus menjaga jarak, disiplin menggunakan masker, dan selalu sedia hand sanitizer.

Karena hal ini terkait risiko penularan saat beraktivitas yaitu, semakin dekat jarak interaksi dengan orang lain dan semakin lama waktu interaksi, maka semakin besar juga akan risiko tertular COVID-19.

Hal yang perlu diwaspadai sebelum beraktivitas di antaranya yaitu berapa banyak orang yang akan dijumpai, di luar atau di dalam ruangan. Apakah ada jarak aman? dan berap lama kamu akan menghabiskan waktu dengan orang tersebut. Sehingga kamu bisa membatasi untuk mencegah terpapar virus ini.

5. Pastikan Sirkulasi Udara Berjalan Baik Jika Berkegiatan di Indoor

Saat ini memang tidak ada larangan untuk beraktivitas di dalam ruangan semenjak PSBB dilonggrkan. Hanya saja, perlu menggunakan alat pelindung diri, dan pastikan sirkulasi udara dalam ruangan yang dihuni berjalan baik dan sehat.

Diberitahukan bahwa para peneliti belum menemukan dan menjelaskan secara pasti mengenai mekanisme penyebaran SARS-CoV-2 melalui udara. Namun, untuk berjaga jika sirkulasi udara memang benar – benar diperhatikan.

Percayalah jika ruangan dalam yang lebih baik menjadi tempat tinggal yang sehat. Dan kalau perlu, lebih baik sementara tidak usah pergi jika tidak emergency.

Baca juga: 7 tren teknologi baru saat pandemi corona yang menguntungkan

Beraktivitas di era pandemi COVID-19 bukanlah hal yang mudah. Satu sisi, kamu dituntut untuk tetap bekerja juga beraktivitas. Namun, di sisi lain hal ini bisa meningkatkan risiko tertular. Jadi penting untuk tetap waspada dan ikuti protokol kesehatan.

Nah, demikianlah ulasan mengenai fakta berkegiatan di era new normal semoga menjadi manfaat.

Tags

Novriadi

Novriadi.com situs personal yang memberikan informasi baru yang bisa anda ketahui dan anda bisa langsung melihat, membaca dan memahami isi dari artikel. Dan semoga bermanfaat dan memberikan hasil informasi yang baru.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close