umum

5 Nama dan Jasa Pahlawan Pendidikan Indonesia

Kira-kira, ada berapa banyak nama pahlawan pendidikan Indonesia yang Anda ketahui? Siapa saja nama-nama itu? Mengingat para pahlawan pendidikan di Indonesia menjadi hal yang sangat penting. Sebab karena jasa merekalah, saat ini kita dapat memperoleh hak kita untuk mendapatkan pendidikan yang setara. Hak belajar yang terpenuhi kemudian menjadikan kita sebagai manusia yang bermanfaat dan bermartabat.

Baca Juga : 5 Cara Cegah Kolesterol Tinggi saat Idul Perayaan Adha

Sejarah pendidikan di Indonesia memang cukup panjang. Ada beberapa tokoh yang pada masa lampau yang peduli dengan isu pendidikan dan dengan caranya masing-masing, memberikan solusi dan perubahan nyata. Berikut ini adalah nama-nama pahlawan pendidikan Indonesia beserta jasanya yang wajib untuk kita ingat:

Ki Hajar Dewantara

Sebagai sosok yang dijuluki sebagai bapak pendidikan, Ki Hajar Dewantara atau yang bernama asli Raden Mas Soewardi Soejaningrat ini, menjadi figur pertama yang paling kita ingat jika berkenaan dengan pendidikan di Indonesia. Lahir pada 2 Mei 1889, Ki Hajar Dewantara mendirikan Perguruan Taman Siswa yang memberi kesempatan bagi masyarakat pribumi zaman dulu untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Seperti yang kita tahu, pendidikan di masa penjajahan hanya memprioritaskan mereka dari golongan penjajah ataupun priyayi-priyayi. Dengan didirikannya Taman Siswa, masyarakat Indonesia pribumi akhirnya juga dapat mencecap pendidikan. Dengan jasanya ini, pemerintah pun menetapkan 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional sampai saat ini untuk mengenangnya sebagai pahlawan pendidikan Indonesia.

Raden Ajeng Kartini

Raden Ajeng Kartini menjadi sosok yang pada akhirnya dikenang sebagai penggerak pendidikan, utamanya untuk golongan perempuan. Selain memberikan inspirasi dari kegemarannya membaca dan menulis surat-surat, Raden Ajeng Kartini juga berperan nyata untuk kemajuan pendidikan perempuan dengan membangun yayasan Kartini School khusus untuk perempuan.

Kiai Haji Hasyim Asyari

Sosok ini menjadi salah satu pahlawan pendidikan Indonesia, karena perannya dalam kebangkitan Islam di Nusantara dengan membangun organisasi Islam Nahdlatul Ulama atau NU. Beliau juga telah membangun Pondok Pesantren Tebu Ireng di Jombang pada tahun 1899, yang menjadi pesantren terbesar dan terpenting di Jawa pada abad ke-20.

Baca Juga : 5 Aplikasi Resep Masak dengan Fitur Terbaik

Dewi Sartika

Dewi Sartika menjadi sosok penting dalam kemajuan pendidikan Indonesia, dengan membangun Sekolah Isteri pada tahun 1904. Dengan mendirikan sekolah tersebut, Dewi Sartika menjadi salah satu perintis kemajuan pendidikan untuk perempuan pada masa itu. Jasa beliau tersebut kemudian yang menginspirasi kesetaraan pendidikan baik bagi laki-laki maupun perempuan hingga saat ini.

Kiai Haji Ahmad Dahlan

Pahlawan Pendidikan Indonesia

Jika Kiai Haji Hasyim Asyari mendirikan organisasi Islam NU, Kiai Haji Ahmad Dahlan menjadi sosok pendiri organisasi Islam Muhammadiyah. Visinya adalah melaksanakan cita-cita pembaharuan Islam di bumi Nusantara, yakni pembaharuan dalam cara berpikit dan bermal sesuai dengan tuntunan agama Islam.

Lahir pada 1 Agustus 1923, Kiai Haji Ahmad Dahlan dikenal sebagai ulama dan khatib terkemuka di Masjid Besar Kesultanan Yogyakarta pada masa itu. Pada usia 15 tahun, beliau pergi haji dan tinggal di Mekkah. Selama itulah, Kiai Haji Ahmad Dahlan berinteraksi dengan tokoh pembaharu Islam dan kembali ke Indonesia dan menyebarkan Muhammadiyah ke berbagai daerah.

Nah, itu tadi adalah beberapa nama para pahlawan pendidikan Indonesia yang harus tetap kita ingat jasa-jasanya. Mungkin, masih ada banyak lagi para pejuang pendidikan yang tidak tertulis dalam catatan sejarah, yang jarang dikenal, bahkan tidak diketahui. Namun jasa orang-orang tersebut tetaplah berharga dan wajib kita sertakan dalam doa sebagai ungkapan rasa terima kasih. 

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close