wisata

7 Wisata Sejarah Di Jakarta, Wajib Dikunjungi

Novriadi.com – Wisata sejarah di Jakarta yang bisa kamu kunjungi di masa new normal ini sudah mulai dibuka kembali untuk umum. Walau sudah dibuka, namun tetap protokol kesehatan tidak bisa ditinggalkan. Dengan aturan ketat wisata sejarah ini memiliki nilai unik dan menarik untuk ditelusuri.

Sejarah menjadi hal penting untuk selalu diingat sebagai sebuah peristiwa yang membawa bangsa Indonesia bisa merdeka sampai pada titik saat ini. Sejarah juga tidak boleh dilupakan begitu saja karena di sana ada perjuangan para pahlawan yang rela mengorbankan segalanya agar Indonesia bisa hidup bebas belenggu seperti saat ini.

Ingin tahu dimana saja lokasi wisata tersebut, berikut ini 7 wisata sejarah di Jakarta, wajib dikunjungi, seperti berikut.

Wisata Sejarah Di Jakarta

Belajar sejarah tidak hanya bisa dilakukan melalui buku sejarah saja. Kamu juga bisa berkunjung ke berbagai tempat atau situs yang menyimpan sejarah. Nah, di bawah ini di antara tempat sejarah yang patut kamu sambangi:

1. Museum Fatahillah

Tempat wisata sejarah pertama yaitu kawasan Kota Tua, yang dikenal sebagai kawasan yang memiliki banyak sejarah. Salah satu tempat yang bisa kamu kunjungi saat berkunjung di kawasan Kota Tua, yaitu Museum Fatahillah. Museum dengan nuansa nostalgia yang kuat karena beberapa bangunan yang tidak dirubah sejak dari zaman Belanda.

Museum Fatahillah dibangun pada tahun 1620 oleh Jenderal Jan Pieterszoon Coen. Museum yang memiliki 23.500 koleksi benda bersejarah  mulai dari abad ke-17 sampai pada abad ke-19. Di tempat ini ada sebuah ruangan yang menjadi bekas penjara bawah tanah yang digunakan pada zaman penjajahan Belanda dahulu. Berlokasi di Jl. Taman Fatahillah No.1 Jakarta.

2. Toko Merah

Di kawasan Kota Tua juga memiliki sebuah bangunan dengan arsitektur yang unik dan begitu artistik dengan gaya Tionghoa klasik yaitu Toko Merah. Semua eksterior dan interior sampai ukiran juga hiasan didominasi dengan warna merah dan dahulunya ini merupakan rumah seorang pejabat tinggi VOC.

Toko merah pernah beralih fungsi berulang kali, mulai dari hotel pejabat VOC, kampus, asrama, kantor, sampai dinas kesehatan tentara Jepang. Pada tahun 1990, Toko Merah ditetapkan sebagai cagar budaya. Sekarang, bangunan ini sering dijadikan tempat wisata sejarah dan berbagai kegiatan pameran. Berlokasi di Jl. Kali Besar Barat No.11 Tambora Jakarta Barat.

3. Museum Bahari

Berikutnya wisata sejarah di Jakarta yaitu Museum Bahari menjadi museum yang menyimpan berbagai koleksi yang berhubungan dengan kebaharian dan juga kenelayanan. Di museum ini, kamu bisa melihat ragam peninggalan sejarah kelautan seperti perahu tradisional dengan beragam bentuk dari zaman nenek moyang sampai pada kapal dagang milik VOC.

Selain perahu, di museum ini kamu juga bisa melihat ragam koleksi biota laut juga peta persebaran ikan di laut Indonesia bahkan ada cerita dan lagu tradisional para nelayan di Nusantara. Ada juga profil mengenai para tokoh maritim di Nusantara. Beralamat di Jl. Pasar Ikan No.1 Penjaringan Jakarta Utara.

4. Tugu Proklamasi

Peristiwa proklamasi kemerdekaan Indonesia menjadi salah satu momen penting dalam sejarah bangsa kita. Untuk mengenang peristiwa tersebut, didirikan sebuah tugu proklamasi pada tahun 1961 di kawasan tepat proklamasi dibacakan. Selain menjadi destinasi wisata sejarah, tugu ini juga dijadikan lokasi upacara bendera 17 Agustus dan upacara nasional.

Tugu proklamasi terdiri dari 17 pilar yang melambangkan tanggal kemerdekaan di depan patung Bung Soekarno dan Mohammad Hatta. Di tengah Soekarno dan Hatta terlihat tulisan naskah proklamasi yang diukir di atas batu marmer hitam dan peta Indonesia. Berlokasi di Jl. Proklamasi Pegangsaan Menteng Jakarta Pusat

5. Monumen Nasional

Monumen Nasional atau disingkat Monas adalah sebuah tugu yang sangat dikenal dan menjadi salah satu ikon dari kota Jakarta. Kawasan sekitar Monas menjadi area yang sejuk untuk berjalan santai, atau bersepeda. Tugu monas dengan mahkota emas merupakan  simbol semangat perjuangan yang menyala – nyala ketika peruangan dikobarkan.

Kamu bisa naik ke puncak Monas untuk melihat pemandangan Kota Jakarta dari ketinggian. Di puncak itulah, kamu bisa melihat berbagai diorama yang menggambarkan sejarah bangsa Indonesia mulai dari zaman pra sejarah, kerajaan, kolonial, sampai sekrang ini. Berlokasi di Gambir, Jakarta Pusat.

6. Museum Nasional Indonesia

Lalu wisata sejarah di Jakarta yaitu Museum Nasional Indonesia yang dikenal juga dengan nama Museum Gajah. Museum ini adalah sebuah peninggalan kolonial Belanda yang sudah dibangun sejak tahun 1978 lalu. Di tempat ini kamu bisa melihat bagaimana sejarah perjuangan bangsa Indonesia, mulai dari zaman pra sejarah sampai zaman order baru.

Museum Gajah memiliki lebih dari 140.000 koleksi benda sejarah, termasuk 51 diorama di ruangan berlapis marmer. Koleksi di museum ini terbagi dalam beberapa kategori, yaitu zaman pra sejarah, arkeologi, keramik, etnografi, dan geografis. Lokasinya berada Jl. Merdeka Barat No.12 Jakarta Pusat.

7. Museum Satria Mandala

Lalu ada Museum Satria Mandala menjadi tempat wisata sejarah yang terletak di Jakarta Selatan dan selalu ramai dikunjungi. Dahulu museum ini menjadi kediaman Ibu Ratna Sari Dewi, istri dari Presiden Soekarno. Dan rumah ini juga pernah menjadi persemayaman terakhir Soekarno.

Museum yang menyimpan banyak  koleksi mengenai sejarah perjuangan para pahlawan nasional dan Tentara Nasional Indonesia dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan. Di tempat ini, kamu bisa membaca sejarah perang yang terjadi dan berbagai koleksi senjata juga kendaraan perang dari masa ke masa. Berlokasi di Jl. Gatot Subroto No.14 Kuningan Jakarta Selatan.

Nah, itu tadi 7 wisata sejarah di Jakarta yang wajib dikunjungi, semoga menjadi pilihan tempat menarik.

Tags

Novriadi

Novriadi.com situs personal yang memberikan informasi baru yang bisa anda ketahui dan anda bisa langsung melihat, membaca dan memahami isi dari artikel. Dan semoga bermanfaat dan memberikan hasil informasi yang baru.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close