bisnis

√ Pengertian Klaim Asuransi dan Caranya [Lengkap]

Asuransi merupakan sebuah lembaga keuangan non bank yang sangat bermanfaat baik individu dan perusahaan untuk melakukan perlindungan. Melalui polis asuransi, maka perusahaan asuransi dapat memberikan perlindungan kepada para nasabahnya terkait resiko yang mungkin terjadi.

Pengertian polis asuransi sendiri adalah sebuah kontrak atau perjanjian antara nasabah (pihak yang tertanggung) dengan perusahaan asuransi (pihak yang menanggung) perihal pengalihan resiko. Untuk dapat ikut serta dalam asuransi, nasabah perlu membayar premi.

Pengertian Klaim Asuransi dan Caranya [Lengkap]

Jenis asuransi yang dapat diikuti seperti asuransi jiwa, asuransi kesehatan dan asuransi kendaraan. Untuk dapat menjadi nasabah asuransi, seseorang atau perusahaan hanya perlu membayar premi yang dibayarkan secara rutin. Pengertian premi asuransi yaitu sejumlah uang yang harus dibayarkan nasabah untuk polis asuransi mereka. Premi nantinya akan dikumpulkan oleh perusahaan asuransi dari setiap nasabah dan digunakan untuk membayar kerugian nasabah. Kerugian hanya dapat dibayarkan perusahaan asuransi jika sebelumnya nasabah membuat klaim terkait kerugian yang ada. Berikut ini simak contoh Pengertian Klaim Asuransi lengkap.

Baca juga : Pengertian Asuransi

Pengertian Klaim Asuransi

Pengertian Klaim Asuransi

Klaim asuransi merupakan permintaan resmi yang dibuat oleh nasabah untuk perusahaan asuransi agar bisa mendapatkan pembayaran terkait adanya kerugian yang diterima. Kelak perusahaan asuransi akan memeriksa validitas klaim yang sampai pada mereka sebelum mengganti kerugian.

Untuk mengajukan klaim, nasabah perlu mengetahui prosedur pengajuannya, metode yang digunakan perusahaan asuransi untuk mengganti kerugian serta istilah-istilah yang digunakan. Salah satu istilah yang sering digunakan adalah deductible como se puede comprar viagra. Deductible merupakan besaran biaya yang harus dibayarkan oleh pemilik polis asuransi jika terjadi pengajuan klaim.

Klaim asuransi yang dibuat nasabah bisa berbeda-beda caranya. Tergantung dari jenis asuransi yang dipilih. Dan klaim-klaim tersebut seperti klaim asuransi kesehatan, klaim asuransi jiwa, klaim asuransi properti dan sebagainya. Berikut ini Pengertian Klaim Asuransi yang bisa diketahui.

Baca juga : Perusahaan Asuransi Terbaik

1. Klaim Asuransi Kesehatan

Biaya rawat inap dan operasi rumah sakit bukanlah biaya yang murah, khususnya bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan ekonomi. Dengan asuransi kesehatan, nasabah mendapat perlindungan dari beban finansial. Klaim asuransi kesehatan dapat diurus oleh nasabah secara elektronik dan secara konvensional tergantung dari pihak kesehatan tempat pasien dirawat. Lalu, pihak rumah sakitlah yang berperan aktif meneruskannya ke pihak perusahaan asuransi. Klaim asuransi kesehatan dapat melindungi dari beban finansial yang memberatkan seperti jika terjadi kecelakan yang menyebabkan luka parah dan penyakit berat lain.

2. Klaim Asuransi Properti

Hunian merupakan salah satu harta paling berharga yang dimiliki seseorang. Klaim asuransi properti melindungi salah satu harta berharga individu ini dari kerusakan dan kehancuran. Pengajuan klaim bisa dilakukan lewat telepon genggam dan internet. Klaim diajukan kepada perwakilan dari perusahaan asuransi, biasanya adalah agen atau penguji klaim. Tidak seperti klaim asuransi kesehatan, tanggung jawab pengajuan klaim sepenuhnya ada pada nasabah pemegang polis asuransi. Penguji klaim lantas memeriksa validitas klaimnya berdasarkan jenis klaim yang diajukan, untuk lalu ditaksir biaya ganti ruginya.

3. Klaim Asuransi Jiwa

Surat keterangan kematian diurus oleh pemegang asuransi jiwa sebelum mengajukan klaim. Proses pengujian klaim dilakukan dengan teliti apalagi jika mengangkut ganti rugi dalam jumlah yang besar. Pemeriksaan mendalam terhadap kematian orang yang telah dilindungi asuransi jiwa sangat mungkin untuk dilakukan. Pemeriksaan dimaksudkan untuk memastikan bahwa tidak ada hal melenceng dan menyalahi kontrak asuransi jiwa seperti misalnya kematian yang terjadi karena bunuh diri ataupun karena pembunuhan. Proses pemeriksaan biasanya memakan waktu dari 30 sampai 60 hari.

Demikian pengertian klaim asuransi yang penting diketahui oleh setiap nasabah asuransi. Klaim asuransi menjadi cara untuk mendapat pembayaran akan kerugian yang diderita oleh nasabahnya. Oleh karena itu, setiap nasabah hendaknya memperhatikan prosedur pengajuannya.

Baca juga : Asuransi Perjalanan

Cara Klaim Asuransi

Cara Klaim Asuransi

Tidak lengkap jika panduan ini tidak menjabarkan bagaimana cara klaim asuransi yang benar.

Di bawah ini persyaratan dan cara klaim untuk klaim manfaat perawatan kesehatan, kematian, dan juga rumah.

1. Klaim Perawatan Kesehatan (Rawat Inap)

Pertama yang harus dilakukan yaitu mengumpulkan persyaratannya sebagai berikut:

  • Formulir klaim manfaat asuransi, formulir bisa diunduh dari website asuransi,
  • Rekam medis asli dari rumah sakit,
  • Rincian penggunaan alat medis, obat-obatan, dan konsultasi selama perawatan di rumah sakit.
  • Tagihan dan kuitansi asli dari rumah sakit.

Setelah dokumen yang dibutuhkan lengkap, lalu lakukan langkah berikut.

  1. Mengisi formulir klaim dengan lengkap, dengan mencantumkan nomor identitas, nomor polis, nama lengkap pemegang polis. Telepon pihak asuransi jika ada pertanyaan dalam mengisi formulir yang ada.
  2. Lalu lampirkan semua dokumen saat pengajuan klaim. Pengajuan klaim bisa dilakukan secara online dengan mengirim email pada petugas klaim yang ditunjuk asuransi. Bisa juga dibantu oleh pihak administrasi rumah sakit.

2. Klaim Manfaat Kematian

Selanjutnya bagaimana untuk melakukan klaim jika terjadi kematian pada nasabah. Pertama, pihak ahli waris harus menyiapkan persyaratan sebagai berikut, seperti:

  • Formulir klaim yang bisa diunduh dari website asuransi bersangkutan,
  • Surat keterangan kematian asli dari pihak rumah sakit, bertanda tangan dokter yang menangani tertanggung,
  • Kuitansi pembayaran rumah sakit beserta rincian alat medis, obat-obatan, dan kelengkapan medis lainnya dipakai semasa dirawat,
  • Akta kelahiran (asli atau fotokopi yang dilegalisir),
  • Akta kematian (asli atau yang dilegalisir),
  • Kartu Tanda Pengenal tertanggung,
  • Bukti pemakaman dari Dinas pemakaman atau pihak berwenang,
  • Untuk meninggal karena kecelakaan atau kematian tidak wajar, sertakan keterangan kepolisian dan surat visum,
  • Untuk kematian di luar negeri, kematian diurus oleh pihak KBRI.

Setelah semua persyaratan lengkap, maka kemudian bisa melakukan proses klaim manfaat kematian.

  1. Hubungi pihak klaim asuransi untuk mengajukan klaim.
  2. Isi formulir klaim dengan lengkap, dan hubungi petugas klaim jika menemukan kesulitan saat melengkapi formulir.
  3. Serahkan semua persyaratan klaim melalui email atau pos ke pihak asuransi yang terkait.

Manfaat klaim akan dikirimkan ke ahli waris sesuai perjanjian awal asuransi.

Baca juga : Asuransi Jiwa

3. Klaim Manfaat untuk Asuransi Rumah

Terakhir, mari simak juga persyaratan dan bagaimana cara untuk klaim asuransi properti, dalam pembahasan ini adalah kasus pencurian atau kerusakan di rumah.

Perhatikan dulu persyaratan-persyaratan di bawah ini sebelum mengajukan klaim untuk asuransi rumah, yaitu:

  • Formulir klaim yang sudah diisi lengkap, formulir klaim bisa diunduh dari website asuransi bersangkutan.
  • Rincian barang yang hilang (kasus pencurian) atau rusak, termasuk bukti pembelian untuk verifikasi,
  • Kronologi kejadian.
  • Foto tempat keluar masuk pencuri serta keterangan kehilangan dari polisi untuk kasus pencurian,
  • Untuk barang atau bagian rumah yang rusak, foto barang yang rusak, laporan teknis dari pihak yang memperbaiki rumah (seperti, tukang yang memperbaiki), dan memuat penyebab kerusakan.
  • Proposal atau penawaran harga.
  • Dokumen persetujuan pembayaran klaim dan pelepasan tuntutan yang ditandatangani nasabah.

Setelah semua dokumen lengkap, maka bisa dilakukan langkah pengajuan klaim.

  1. Laporkan kejadian ke petugas klaim asuransi bersangkutan, tidak lebih dari 7 hari setelah peristiwa terjadi.
  2. Pihak asuransi akan menunjuk petugas peninjau untuk memeriksa kerusakan atau kehilangan yang dilaporkan. Petugas akan menyusun laporan kronologi ke pihak asuransi untuk keperluan klaim.
  3. Jika semua dokumen sudah diserahkan, termasuk laporan kronologi dari loss adjuster, maka pihak asuransi akan mengirimkan uang manfaat pada nasabah, maksimal, 7 hari setelah klaim tersebut disetujui.

Baca juga : Asuransi Mobil

Demikianlah penjelasan dari, semoga menjadi manfaat.

Tags

Novriadi A.S

Hallo, perkenalkan nama saya novriadi antonius dan situs ini merupakn milik saya, Saya juga ingin berbagi pengetahuan kepada teman-teman sekali dengan apa yang saya dapat. Dan semoga teman-teman bisa terbantukan dengan adanya situs saya ini. Terimakasih Selamat Membaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close