Perbedaan Waduk, Bendungan Dan Danau Yang Patut Diketahui!

Novriadi.comPerbedaan waduk, bendungan dan danau yang selama ini orang kurang banyak tahu dimana bedanya. Namun, jika ditelaah sesuai dengan fakta dan pengetahuan tentu memiliki perbedaan. Orang lebih sering melihat keindahan waduk, bendungan dan danau sebagai tempat wisata alam untuk berkegiatan seperti memancing, bermain perahu, sekedar menikmati pemandangan dan sebagainya.

Namun, ketiga tempat tersebut memang memiliki suasana yang nyaman, sejuk dan juga menarik karena pemandangan sekitarnya membuat orang yang berada di tempat tersebut merasakan angin yang bertiup lembut. Selain untuk berwisata diantara tempat tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana irigasi, pembangkit listrik dan tambak ikan.

Bagi kamu yang ingin tahu mengenai perbedaan waduk, bendungan dan danau yang patut diketahui, simak penjelasannya di bawah ini.

Perbedaan Waduk, Bendungan dan Danau

Tidak hanya bentuk, namun juga cara terbentuk, fungsi, sampai jenis antara waduk, bendungan dan danau simak bedanya di bawah ini:

1. Fungsinya

Berdasarkan dari fungsi antara perbedaan waduk, bendungan dan danau yaitu:

Air waduk yang ditampung bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat, seperti air minum, mandi dan sebagainya. Airnya juga bisa dijadikan untuk habitat ikan air tawar, sehingga menjadi budidaya ikan untuk meningkatkan perekonomian warga sekitarnya.

Bendungan umumnya digunakan untuk mengalirkan air pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dan terdapat pintu yang digunakan untuk membuang air yang berlebihan.

Sedangkan, danau lebih sering ditemui sebagai sarana rekreasi atau wisata. Pemandangan di sekitar danau akan membuatnya makin indah. Biasanya suasananya terasa sejuk dan dingin.

Baca juga: 4-wisata-candi-di-jawa-tengah-yang-instagramable

2. Asal Terbentuknya

Berdasarkan dari terbentuknya antara perbedaan waduk, bendungan dan danau yaitu:

Waduk yang dibangun di lahan yang sangat luas. Tidak hanya itu, waduk juga cenderung jauh dari pusat keramaian. Dimana, genangan air yang membentuk kolam besar ini disebut sebagai waduk.

Bendungan sendiri dikenal sebagai sebuah konstruksi yang dibangun untuk membendung air dalam skala besar. Kementerian Pekerjaan Umum Indonesia menyebutkan definisi bendungan sebagai bangunan menyerupai tanah, batu, dan beton untuk menahan daya tampung air berskala besar.

Berbeda dengan waduk dan bendungan, danau tercipta lebih alami. Umumnya danau muncul karena adanya aliran sungai, mata air, atau gletser yang mencair. 

3. Jenisnya

Berdasarkan dari jenis antara perbedaan waduk, bendungan dan danau yaitu:

Waduk terbagi menjadi 3 jenis berdasarkan lokasinya, yaitu waduk lembah, sisi sungai, dan pelayanan. Beberapa waduk yang dikenal di Indonesia, seperti mulai dari Waduk Pluit, Waduk Ria Rio, sampai Waduk Jati Luhur.

Untuk, bendungan terbagi berdasarkan konstruksinya, seperti bahan, tinggi, sampai isi air. Beberapa contoh di antaranya bendungan separuh, kayu, sampai kering. Di Indonesia, ada Bendungan Jatigede dan juga Kuningan.

Sedangkan danau, jenisnya cukup banyak, jika dilihat berdasarkan proses pembentukan, mulai dari tektonik, vulkanik, karst, glasial, dan masih banyak lagi yang lainnya. Indonesia sendiri memiliki banyak danau yang sangat indah, seperti Danau Toba, Poso, Towuti dan masih banyak lainnya.

Baca juga: lukisan-alam-wisata-gunung-indonesia-super-cantik

Itu tadi ulasan mengenai perbedaan waduk, bendungan dan danau, semoga menjadi ilmu baru yang patut diketahui.