wisata

√ 10 Destinasi Wisata di Tanjung Pinang – Kepulauan Riau

Tanjung pinang menjadi sebuah daerah yang mengalami perubahan status begitu dinamis sejak zaman dahulu. Berulang kali daerah ini berubah status mulai dari pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga, ibukota kabupaten Riau Kepulauan, sampai pernah juga menjadi ibukota provinsi Riau dan akhirnya ditetapkan menjadi sebuah kota administratif dan menjadi ibukota dari provinsi Kepulauan Riau.

Ibukota provinsi Kepulauan Riau adalah salah satu daerah yang amat sangat penting bagi Indonesia karena di sini menjadi lahir cikal bakal bahasa persatuan Bahasa Indonesia yaitu Bahasa Melayu. Selain itu kota yang berada di Pulau Bintan juga dianugerahi berbagai tempat wisata menarik yang tidak kalah dari daerah wisata lainnya.

Berikut ini contoh 10 Destinasi Wisata di Tanjung Pinang – Kepulauan Riau Harus Dikunjungi.

1. Waterfront City

Waterfront City

Kota yang manis bisa dijumpai dengan mengunjungi Tepi Laut yaitu sebuah kawasan pantai buatan yang terletak di garis pantai pusat kota sebagai pemanis atau wajah kota. Di kawasan ini akan banyak dijumpai tempat-tempat penting seperti kediaman gubernur Kepulauan Riau, gedung perpustakaan, aneka foodcourt serta resort nan indah.

Tepi Laut yang mencakup kawasan mulai dari Jalan H.Agus Salim menuju Jalan Hang Tuah hingga ke Jalan SM. Amin atau Jalan Samudera. Di sekitar kawasan ini kamu akan disuguhi pemandangan apik perairan Selat Riau, Pulau Penyengat, Pulau Paku, Pulau Terkulai, Pulau Los, Senggarang, dan Kampung Bungis.

2. Tugu Pensil

Tugu Pensil

Setiap kota wisata selalu punya landmark yang ikonik, contohnya kota Tanjungpinang sendiri mempunyai Tugu Pensil yang letaknya berada di Jalan Haji Agus Salim. Tugu yang dibangun pada tahun 1962 dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Prof. Prijono. Sebagai pemanis di sekitar tugu ini juga dibangun taman cantik yang biasanya digunakan warga sekitar dan wisatawan untuk bersantai dan berkumpul.

Tugu Pensil dibangun sebagai simbol pemberantasan buta aksara sekaligus penghargaan bagi Kepulauan Riau yang mampu membebaskan daerahnya dari buta aksara melalui program Pemberantasan Buta Huruf (PBH) pada tahun 1960-an. Dari kawasan Tugu Pensil ini kamu bisa menikmati indahnya matahari terbenam dengan latar belakang Pulau Penyengat.

Baca juga : Wisata di Bukittinggi

3. Bukit Panglong

Bukit Panglong

Jarak kota Tanjungpinang dan kabupaten Bintan yang tidak terlalu jauh maka saat liburan di ibukota provinsi Kepulauan Riau ini bisa dimanfaatkan untuk menjelajahi kabupaten Bintan. Salah satu pilihan wisata adventure yaitu dengan datang ke Bukit Panglong.

Bukit Panglong pada masanya dikenal sebagai salah satu bukit yang cukup tinggi. Karena potensinya yang besar dalam menyimpan kekayaan batuan granit, bukit ini dijadikan sebagai area tambang. Dalam kurun waktu yang lama bukit tersebut dibom untuk ditambang batu dan pasirnya sampai menyisakan kawah sedalam 50 meter yang lambat laun terisi air dan menjadi danau berwarna biru yang menawan. Pemkab setempat bahkan telah berencana untuk mengembangkan kawasan ini sebagai sumber air bersih dan juga tujuan rekreasi.

Baca juga : Wisata di Kota Batam

4. Masjid Raya Dompak

Masjid Raya Dompak

Satu tujuan wisata religi di kota Tanjungpinang berada di Pulau Dompak. Pulau yang begitu gersang memiliki oase dalam bentuk Masjid Raya Dompak. Masjid megah yang memiliki banyak nama seperti Masjid Raya Kepulauan Riau dan Masjid Biru ini dibangun di dataran tertinggi pulau tersebut sehingga menaranya terlihat jelas dari kejauhan.

Masjid Raya Dompak secara administratif berada di wilayah Pulau Dompak, Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Jika kamu mendapatkan kesempatan naik ke menara masjid maka dapat terlihat seluruh daratan pulau Dompak beserta kota Tanjungpinang yang terhubung oleh sebuah jembatan.

Baca juga : Wisata di Rengat

5. Masjid Pink

Masjid Pink

Keluar kota Tanjungpinang kamu memiliki pilihan tempat wisata religi lain yang bernama Masjid Pink. Masjid Pink yang memiliki nama asli Masjid Raya An Nur dan letaknya berada di kelurahan Kawal, kecamatan Gunung Kijang, kabupaten Bintan.

Walau letaknya berada di luar kota Tanjungpinang namun masjid ini layak untuk dikunjungi sebagai salah satu rangkaian liburan di kota Tanjungpinang atau Pulau Bintan secara umum. Masjid yang memiliki arsitektur yang sangat unik dengan warna pink yang mendominasi. Selain enak dipandang mata, masjid ini juga cantik untuk dijadikan sebagai foto ria.

Baca juga : Wisata di Pelalawan Riau

6. Masjid Raya Sultan Riau

Masjid Raya Sultan Riau

Saat mengunjungi Pulau Penyengat luangkan waktu untuk berkunjung dan beribadah di Masjid Raya Sultan Riau. Masjid yang tercatat sebagai salah satu yang tertua di Indonesia sekaligus menjadi saksi sejarah kesultanan Islam di tanah Melayu.

Masjid Raya Sultan Riau telah tercatat sebagai situs cagar budaya pemerintah Indonesia. Masjid yang didominasi dengan warna hijau dan kuning memiliki keunikan dalam hal arsitekturnya. Secara fisik memang masjid yang terlihat seperti masjid kebanyakan tapi saat menilik proses pembangunannya didapati bahwa salah satu material penyusun dinding masjid berasal dari putih telur tanpa menggunakan semen. Serta pembangunannya sendiri kabarnya memakan waktu hingga 40 tahun.

Baca juga : Wisata di Bengkalis

7. Pulau Penyengat

Pulau Penyengat

Seperti diketahui bahwa Bahasa Indonesia asalnya dari Bahasa Melayu. Sedangkan Bahasa Melayu serta kebudayaannya berasal dari Pulau Penyengat yang terletak sekitar 2 km dari kota Tanjungpinang. Di dalam pulau ini akan menemukan banyak sekali peninggalan Kesultanan Johor, Pahang, Siak dan Lingga serta kerajaan Riau sendiri.

Pulau Penyengat menjadi salah satu tujuan wisata andalan di kota Tanjungpinang. Kamu bisa menuju ke pulau ini dengan menyeberang dari Batam selama satu jam maupun pelabuhan Tanjungpinang yang hanya membutuhkan waktu 15 menit penyeberangan. Pulau yang hanya berukuran panjang 2.000 meter dan lebar 850 meter ini didaftarkan sebagai calon Situs Warisan Dunia UNESCO.

8. Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Vihara Ksitigarbha Bodhisattva

Mengunjungi Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang terletak di perbukitan sebelah barat Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri. Vihara yang menjadi tempat ibadah sekaligus tujuan wisata religi yang dibangun pada tahun 2010. Sebagai tujuan wisata, vihara ini mempunyai arsitektur yang mempesona layaknya bangunan di China serta terdapat “Patung 1000 Wajah” yang menarik.

Patung yang jumlah total sebenarnya hanya 500 buah ini menampilkan wajah dengan ekspresi yang berbeda-beda. Ukuran patungnya pun beragam mulai dari tinggi 1,7 meter hingga 2 meter. Kamu yang tertarik menikmati suasana negeri Tirai Bambu bisa datang ke Vihara Ksitigarbha Bodhisattva yang bisa ditempuh selama 10 menit berkendara dari bandara Raja Ali Haji Tanjungpinang.

9. Danau Biru Bintan

Danau Biru Bintan

Danau Biru Bintan sebutan dari danau buatan di area pertambangan pasir di Pulau Bintan. Danau yang menampilkan genangan air yang berwarna biru layaknya Danau Kaolin di Bangka atau bahkan seperti Blue Lagoon di Iceland.

Danau Biru ini bisa dijumpai dengan berkendara dari Tajungpinang selama kurang lebih 20-30 menit. Ada dua rute yang bisa diambil pertama lewat jalur menuju Pantai Trikora dan yang kedua mengambil jalan menuju arah Kijang/Bandara. Tidak perlu membayar tiket masuk ke tempat ini sebab Danau Biru Bintan bukan tempat wisata komersil melainkan area tambang pasir yang sampai sekarang masih aktif.

10. Pantai Trikora

Pantai Trikora

Destinasi lainnya adalah tempat wisata yang sangat terkenal di provinsi Kepulauan Riau. Meski posisinya tidak masuk dalam wilayah kota Tanjungpinang namun pantai ini layak untuk dikunjungi karena masih berada satu pulau dengan ibukota provinsi ini yaitu di pulau Bintan. Adalah pantai Trikora yang terletak di desa Malang Rapat, kecamatan Gunung Kijang, kabupaten Bintan. Jaraknya dari kota Tanjungpinang sekitar 45 km dan bisa ditempuh kurang lebih satu setengah jam.

Pantai Trikora memiliki karakteristik pantai yang mirip dengan pantai-pantai di Belitung karena terdapat kumpulan batuan granit yang mempercantik pemandangan. Pantai ini mempunyai garis yang panjang, pasir putih serta air yang jernih. Di sekitar pantai telah tersedia pondok-pondok dengan berbagai ukuran yang disewakan untuk wisatawan yang membutuhkan tempat berteduh.

Demikianlah contoh 10 Destinasi Wisata di Tanjung Pinang – Kepulauan Riau Harus Dikunjungi. Semoga menjadi manfaat dan selamat berlibur.

Tags

Novriadi A.S

Hallo, perkenalkan nama saya novriadi antonius dan situs ini merupakn milik saya, Saya juga ingin berbagi pengetahuan kepada teman-teman sekali dengan apa yang saya dapat. Dan semoga teman-teman bisa terbantukan dengan adanya situs saya ini. Terimakasih Selamat Membaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close