umum

Sejarah Hari Ibu di Dunia dan Ide Perayaan

Novriadi.com – Sejarah Hari Ibu di Indonesia berbeda dengan Hari Ibu sedunia. Tanggal perayaannya pun berbeda. Umumnya, Hari Ibu sedunia dirayakan pada hari minggu kedua ketika bulan Mei tiba. Pada tahun 2020 ini, Hari Ibu sedunia jatuh pada tanggal 10 Mei. Di Indonesia sendiri, perayaan tersebut selalu jatuh pada tanggal 22 Desember.

Hari Ibu dilaksanakan sebagai rasa terima kasih dari keluarga karena telah melayani keluarganya serta membesarkan anak-anak. Pada dasarnya, perayaan Hari Ibu sama dengan hari kasih sayang. Perbedaanya hanyalah terletak pada siapa yang menjadi tujuan anda saat menunjukkan rasa kasih sayang tersebut.

Baca Juga : 5 Tips Puasa Saat Hamil Wajib Dilakukan

Pembahasan ini akan menjadi lebih seru saat kita mengetahui sejarah di balik Hari Ibu. Seperti apa sih sejarah tersebut?

Sejarah Hari Ibu Sedunia

Sejarah Hari Ibu sedunia dimulai ketika salah seorang warga Amerika Serikat, Anna Jarvis, ingin merayakan Hari Ibu setelah ibunya sendiri menginginkannya. Ketika sang ibu meninggal, Jarvis berinisiatif untuk mengadakan memorial tersebut dan terus mengadakannya secara rutin. Acara memorial ini dimulai sejak 1908, tiga tahun setelah ibu Jarvis meninggal dan dilaksanakan di Gereja Methodist St Andrew, Virginia Barat.

Walaupun Jarvis tidak hadir di dalam perayaan tersebut, Ia mengirimkan telegram dan lima ratus bunga anyelir putih kepada para hadirin untuk menyoroti betapa pentingnya hari itu. Pada tahun 1914, presiden Amerika Serikat pada masa itu, Woondrow Wilson menetapkan Hari Ibu yang diawali oleh Jarvis sebagai hari libur nasional.

Sejarah Hari Ibu di Indonesia

Di Indonesia, sejarah Hari Ibu dimulai dari Kongres Perempuan Indonesia I di Yogyakarta yang diadakan pada tanggal 22-25 Desember 1928. Kongres yang berlangsung pada masa pemerintahan Belanda tersebut diikuti oleh setidaknya 600 perempuan dari beberapa himpunan perempuan. Mereka datang dari berbagai macam latar belakang.

Kongres ini dipimpin oleh R.A Soekanto dengan didampingi oleh dua wakilnya, Nyi Hadjar Dewantara dan Soejatin. Hasil dari kongres perempuan ini ialah sebuah pembentukan organisasi gabungan dengan nama Perikatan Perempuan Indonesia (PPI). Dengan adanya kongres perempuan ini, Presiden Soekarno menetapkan Hari Ibu pada tanggal 22 Desember melalui Dekrit Presiden RI No. 316 th 1953.

Hari Ibu di Negara Lain

Sejarah Hari Ibu di Inggris selalu jatuh pada hari minggu keempat setelah perayaan paskah. Biasanya akan jatuh pada akhir Maret atau awal April. Dahulu, Hari Ibu di Inggris dirayakan dengan berkumpul bersama keluarga di gereja. Namun kini mereka hanya merayakannya di rumah dengan memberikan beberapa hadiah kepada Ibu mereka, juga nenek, ibu tiri, ataupun ibu mertua.

Sejarah Hari Ibu

Beralih ke negara Afrika Selatan, warga negara di sana akan memanfaatkan momentum ini untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada mereka yang sudah dianggap sebagai ibunya sendiri. Sedangkan di Rusia, Hari Ibu nasional selalu dilangsungkan pada bulan November di minggu terakhir.

Hari Ibu Sedunia saat Pandemi Corona

Jika biasanya anda akan memberikan kejutan atau hadiah kepada ibu untuk merayakan Hari Ibu, mak hal tersebut tidak lagi bisa dilakukan dengan kebijakan PSBB di situasi pandemic seperti ini. Solusinya ialah anda bisa menelfon atau melakukan panggilan video dengan ibu anda. Selain itu, mengirimkan hadiah yang dipesan secara  online juga bisa menjadi salah satu ide merayakan Hari Ibu.

Baca Juga : Tips Mendidik Karakter Anak : Lakukanlah Sebelum Terlambat!

Itulah beberapa informasi yang dapat kami berikan mengenai sejarah Hari Ibu untuk anda. Nantikan informasi lain hanya di novriadi.com.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close